Elektronika Dasar, Instalasi Listik, Listrik Dasar, Listrik Lanjut, Penggunaan Alat Ukur Listrik

Macam-Macam Kapasitor

Darma Kusumandaru Selasa, 12 Mei 2015

Kapasitor dapat dibedakan berdasarkan :

A. Jenisnya :
1. Kapsaitor Polar (berkutub) 
Kapasitor polar adalah kapasitor yang mempunyai dua kaki atau dua kutub yaitu positif dan negatif serta memiliki bahan dielektrik dan biasanya terbuat dari elektrolit dan kapasitor jenis ini mempunyai nilai kapasitas yang besar dibandingkan dengan kapasitor yang menggunakan bahan dielektrik kertas, mika atau pun keramik. biasanya kapasitor polar berbentuk tabung.

2. Kapasitor Non Polar (tidak memiliki kutub)
Kapasitor non polar adalah kapasitor yang tidak mempunyai kutub positif dan negatif pada kedua kakinya atau kutubnya. kapasitor ini umumnya memiliki nilai kapasitas lebih rendah, berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau dan lainnya. Kapasitor non polar dapat dipasang secara bolak balik dan nilai kapasitasnya relatif lebih kecil dari dari kapasitor polar. Kapasitor non polar pada umumnya berbentuk pipih seperti tablet atau kancing baju.


B. Berdasarkan jenis bahan isolasinya kapoasitor dibagi menjadi tiga macam yaitu :

1. Kapasitor tetap 
Kapasitor tetap adalah suatu kapasitor yang nilainya konstan/tidak berubah-ubah. Beberapa contoh kapasitor tetap :
a. Kapasitor Keramik
Gambar Kapasitor Keramik
Kapasitor Keramik adalah kapasitor yang menggunakan bahan isolator berupa keramik, biasanya berbentuk bulat tipis atau pun persegi,  Kapasitor keramik dapat dipasang secara bolak-balik dalam rangkaian elektronika. pada umumnya nilai kapasitor Keramik adalah 1pF sampai dengan 0,1μF.

b.Kapasitor Kertas
Gambar Kapasitor Kertas
Kapasitor kertas adalah kapasitor yang bahan isolatornya terbuat dari bahan berupa kertas. Kapoasitor kertas tidak memiliki polaritas arah sehingga dalam suatu rangkaian elektronika kapasitor tersebut dapat dirangkai secara bolak-balik. Biasanya nilai suatu kapasitor kertas antara 300pF sampai dengan 4μF

c. Kapasitor Polyster
Gambar Kapasitor Polyster
Kapasitor Polyster adalah kapasitor yang isolatornya terbuat dari polyster. Biasanya kapasitor polyster  . Kapasitor polyster termasuk kapasitor non polar sehingga dapat dipasang secara bolak balik. biasanya nilai kapasitor polyster memiliki nilai kapasitas antara 100 pF sampai dengan 2μF.

d. Kapasitor Mika
Kapasitor mika adalah kapasitor yang bahan isolatornya terbuat dari bahan berupa Mika. Kapasitor mika sama seperti kapasitor kertas, tidak memiliki polaritas arah sehingga dalam suatu rangkaian elektronika dapat dipasang secara bolak-balik. Nilai kapasitor mika pada umumnya antara 50pF sampai dengan 0,2μF.

2. Kapasitor Variabel 
Kapasitor Variabel adalah kapasitor yang memiliki nilai kapasitas dapat diatur desuai dengan kebutuhan. Secara fisik kapasitor variabel dibagi menjadi 2 yaitu :
a. Variable Condensator (VARCO)
Variable condensator adalah kapasitor yang nilai kapasitasnya dapat diatur dengan cara memutar poros pada kapasitor tersebut. pada umumnya kapasitor variable digunakan pada gelombang frekuensi pada rangkaian radio. Variable kapasitor memiliki nilai kapasitas 100pF sampai dengan 500pF

b. Kapasitor Trimmer
Kapasitor trimmer adalah jenis kapasitor variabel yang memiliki bentuk lebih kecil sehingga untuk mengatur nilai kapasitasnya diperlukan alat bantu berupa obeng untuk memutar porosnya. Kapasitor trimmer terbuat dari 2 pelat logam yang dipisahkan oleh selembar mika dan sebuah poros sekrup(untuk memperlebar atau mempersempit jarak antar 2 logam). Kapasitor trimmer memiliki nilai kapasitas hingga 100pF dan biasanya dipasang paralel dengan variable kapasitor  untuk mendapatkan nilai lebih akurat pada pengaturan gelombang frekuensi.

3. Kapasitor elektrolit 
Kapasitor elektrolit adalah kapasitor yang bahan isolatornya terbuat dati elektrolit pada umumnya berbentuk tabung atau silinder. kapasitor elektrolit atau biasanya disebut ELCO sering digunakan pada suatu rangkaian elektronika yang memerlukan nilai kapasitas yang besar.
Gambar Kapasitor Elektrolit
Kapasitor elektrolit memiliki polaritas arah Positif (+) dan Negatif (-) yang terbuat dari bahan aluminium sebagai pembungkus dan terminal negatifnya. Kapasitor yang memiliki polaritas arah jika dipasang terbalik maka akan meledak karena melampaui batas tegangannya. Pada umumnya nilai kapasitas elektrolit antara 0,47μF sampai dengan ribuan mikro farad (μF). Contoh kapasitor elektrolit :

a. Kapasitor Tatanlum
Kapasitor tatanlum adalah jenis kapasitor elektrolit menggunakan bahan logam berupa tatanlum pada terminal anodanya (+). Kapasitor tatanlum merupakan kapasitor polar sehingga memiliki kutub (+) dan (-), dalam pemasangannya perlu diperhatikan jika terbalik maka kapasitor akan meledak. Kapasitor tantalum dapat bekerja pada suhu yang lebih tinggi dan juga memiliki nilai kapasitas lebih besar dari kapasitor elektrolit lainnya tetapi ukuran fisiknya lebih kecil sehingga harga di pasaraan lebih mahal. Kapasitor tantalum dapat digunakan dalam jangkauan temperatur dan frekuensi yang luas.

1 Komentar:

 
Copyright © 2014 - . Teknik Listrik. All Rights Reserved
Electric_Theme Template by ar_ma. Powered by Blogger
Original Theme by SkyLight_Animation